Branding Iklan di Kapal PELNI
- Trafik penumpang menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan. Pada tahun 2019 jumlah penumpang mencapai sekitar 4,8 juta orang, kemudian turun drastis pada masa pandemi tahun 2020 (1,6 juta) dan 2021 (1,8 juta). Setelah pandemi, jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 3 juta pada 2022, 4 juta pada 2023, 4,3 juta pada 2024, dan diproyeksikan mencapai 4,4 juta pada 2025.
- Komposisi penumpang didominasi oleh pria. Sebanyak 55% penumpang adalah pria, sedangkan 45% merupakan wanita.
- Tujuan perjalanan terbesar adalah untuk urusan keluarga dan liburan. Sekitar 48% penumpang melakukan perjalanan untuk kepentingan keluarga atau liburan, diikuti oleh perjalanan wisata/dinas kerja sebesar 21%, usaha atau berdagang 13%, serta pendidikan sekitar 7%.
- Mayoritas penumpang berasal dari kalangan wiraswasta. Profesi penumpang didominasi oleh wiraswasta (29%), diikuti karyawan swasta (18%), ibu rumah tangga (15%), pelajar (10%), serta buruh dan pegawai negeri masing-masing sekitar 7%.
- Kelompok usia produktif menjadi mayoritas pengguna layanan. Penumpang paling banyak berasal dari kelompok usia 26–35 tahun (34%), kemudian 36–45 tahun (23%), sekitar 25 tahun (25%), sementara kelompok usia di atas 45 tahun sekitar 5% dan anak kecil sekitar 4%.
Data menunjukkan bahwa trafik penumpang mengalami penurunan selama pandemi namun kini kembali meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari usia produktif, didominasi pria, berprofesi sebagai wiraswasta, dan sebagian besar melakukan perjalanan untuk keperluan keluarga, liburan, dan aktivitas ekonomi.
Berikut inti rute perjalanan kapal PELNI dari peta Jaringan Trayek PELNI:
- Jangkauan Nasional (Sabang – Merauke)
- Rute kapal PELNI mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatera (Belawan, Batam) hingga Papua (Jayapura, Merauke)
- Menghubungkan pulau-pulau besar: Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua
- Hub Utama (Pusat Transit Besar)
Beberapa kota menjadi titik transit utama dengan koneksi terbanyak:
- Jakarta (Tanjung Priok)
- Surabaya
- Makassar
- Ambon
- Jayapura
Kota-kota ini menjadi pusat distribusi penumpang dan logistik antar pulau
- Konektivitas Kawasan Barat
- Wilayah barat (Sumatera & Jawa) memiliki koneksi padat
- Rute utama menghubungkan:
- Batam – Jakarta – Surabaya
- Belawan – Batam – Jawa
- Fokus pada mobilitas ekonomi & perdagangan
- Konektivitas Kawasan Tengah
- Kalimantan & Sulawesi terhubung kuat ke:
- Makassar sebagai hub utama
- Balikpapan, Tarakan, Pontianak
- Banyak rute silang (inter-island connectivity)
- Konektivitas Kawasan Timur (High Coverage)
- Wilayah Indonesia Timur memiliki jaringan paling kompleks:
- Ambon sebagai hub utama
- Terhubung ke: Ternate, Sorong, Fak-Fak, Manokwari, Jayapura
- Banyak rute cabang ke daerah terpencil
- Rute Looping & Multi-Stop
- Banyak trayek berbentuk:
- Loop (melingkar) → kapal tidak pulang-pergi langsung
- Multi-port stop → satu perjalanan singgah di banyak pelabuhan
- Cocok untuk distribusi merata ke wilayah kecil
- Jalur Utama Utara & Selatan
- Jalur Utara: Kalimantan – Sulawesi – Maluku – Papua
- Jalur Selatan: Jawa – Bali – NTT – Papua
👉 Membentuk dua koridor besar logistik & penumpang
- Akses ke Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar)
- PELNI melayani banyak daerah terpencil seperti:
- Natuna, Talaud, Saumlaki, Fak-Fak, dll
- Peran penting sebagai transportasi publik utama di wilayah tersebut
- Intensitas Traffic Tinggi
- Jalur dengan traffic tinggi terlihat dari garis rute padat:
- Jawa ↔ Makassar ↔ Papua
- Surabaya ↔ NTT ↔ Papua
- Ini adalah jalur potensial untuk distribusi massal (termasuk iklan & logistik
Kategori kapal-kapal PELNI
PLATINUM 1
- KM Bukit Siguntang
- KM Lambelu
- KM Kelud
- KM Sinabung
PLATINUM 2
- KM Tidar
- KM Nggapulu
- KM Dorolonda
- KM Labobar
GOLD 1
- KM Dobonsolo
- KM Gunung Dempo
- KM Ciremai
GOLD 2
- KM Awu
- KM Tilongkabila
- KM Binaiya
- KM Bukit Raya
SILVER
- KM Kelimutu
- KM Leuser
- KM Sirimau
- KM Tatamailau
- KM Egon
BORNZE
- KM Lawit
- KM Pangrango
- KM Wilis KFC Jetliner
Jenis branding di kapal PELNI
Dinding Kapal:
- Dalam Dalam
- Jendela
- Lorong Dalam
- DInding Luar
Railing:
- Bagian Dalam
- Bagian Luar
- Gangway Full
- Half
Hall:
Pintu:
Ruang Informasi:
Head Rest:
Plang luar:
Bangku luar:
Lambung Kapal:
Pemasangan Brosur:
*Keterangan
1. Ukuran per titik disesuaikan dengan ruang di kapal
2. Materi dan iklan dari Customer
3. Harga belum termasuk pajak
4. Termasuk Produksi dan Pemeliharaan

-
Syarat dan Ketentuan Umum