
Dalam beberapa tahun terakhir, tren pasang iklan di kapal mulai meningkat seiring pertumbuhan mobilitas antar pulau di Indonesia. Negara kepulauan seperti Indonesia memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi laut, baik untuk penumpang maupun logistik.
Setiap tahunnya, jutaan orang menggunakan kapal sebagai moda transportasi utama, terutama di rute-rute luar Jawa. Hal ini menciptakan peluang besar bagi brand untuk menjangkau audience yang luas dan beragam dalam satu platform media.
Berbeda dengan media digital yang bisa di-skip, iklan di kapal memiliki keunggulan berupa captured audience—yaitu penumpang yang berada dalam satu ruang dalam waktu lama tanpa banyak distraksi.
Iklan di kapal adalah bentuk media out-of-home (OOH) yang ditempatkan di area kapal, baik di bagian luar (eksterior) maupun di dalam kapal (interior). Media ini memanfaatkan seluruh perjalanan kapal sebagai media exposure.
Karakter unik dari media ini adalah durasi exposure yang panjang. Penumpang bisa melihat iklan yang sama berulang kali selama berjam-jam bahkan berhari-hari, sehingga meningkatkan daya ingat terhadap brand.
Selain itu, kapal juga memiliki mobilitas tinggi karena berpindah dari satu kota ke kota lain. Artinya, satu media iklan bisa menjangkau banyak wilayah sekaligus.
1. Branding Body Kapal (Full / Half Wrapping)
Jenis ini merupakan bentuk iklan paling premium karena brand ditempatkan di bagian luar kapal, biasanya di lambung kapal dengan ukuran besar. Visual yang digunakan biasanya mencolok dan mudah terlihat dari jarak jauh.
Media ini sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness karena kapal yang bersandar di pelabuhan akan dilihat oleh ribuan orang, baik penumpang maupun masyarakat sekitar pelabuhan.
2. Interior Branding Kapal
Interior branding mencakup pemasangan iklan di dalam kapal seperti lorong, dinding, tangga, dan area umum lainnya. Keunggulan utama dari media ini adalah intensitas exposure yang tinggi karena penumpang akan terus melihatnya selama perjalanan.
Media ini sangat cocok untuk edukasi produk karena penumpang memiliki waktu cukup lama untuk memperhatikan detail pesan.
3. Cabin / Seat Branding
Jenis ini menempatkan iklan di area yang sangat dekat dengan penumpang, seperti sandaran kepala, meja lipat, atau dinding kabin. Karena posisinya personal, tingkat engagement terhadap iklan cenderung lebih tinggi.
Brand bisa memanfaatkan media ini untuk menyampaikan pesan yang lebih spesifik dan langsung ke konsumen.
4. Digital Screen di Kapal
Beberapa kapal modern telah dilengkapi dengan layar digital atau TV yang bisa digunakan untuk menayangkan video iklan. Media ini memungkinkan brand menyampaikan pesan secara lebih dinamis dan menarik.
Konten video juga lebih mudah menarik perhatian dibanding visual statis.
5. Activation & Experiential Marketing
Selain media visual, brand juga bisa melakukan aktivitas langsung di kapal, seperti pembagian sampel produk, event kecil, atau interaksi langsung dengan penumpang.
Pendekatan ini sangat efektif untuk meningkatkan pengalaman brand dan menciptakan koneksi emosional dengan konsumen.
1. Transads (Rekomendasi Utama)
Transads merupakan salah satu penyedia jasa iklan transportasi yang fokus pada media seperti kapal, MRT, dan transportasi publik lainnya. Keunggulan utama Transads adalah kemampuannya menyediakan layanan end-to-end mulai dari konsep, desain, hingga eksekusi di lapangan.
Dengan pengalaman di branding transportasi, Transads sangat cocok untuk brand yang ingin menjalankan campaign berskala nasional dengan eksekusi profesional.
2. PT PELNI (Pemilik Media)
Sebagai operator kapal, PELNI memiliki hak atas inventory media di kapal. Biasanya PELNI bekerja sama dengan vendor atau agency untuk mengelola iklan.
Bagi brand, bekerja sama langsung dengan pemilik media memberikan akses resmi dan keamanan dalam eksekusi campaign.
3. Agency Out-of-Home (OOH)
Beberapa agency iklan luar ruang juga menyediakan layanan iklan di kapal sebagai bagian dari campaign terintegrasi. Biasanya mereka menggabungkan media kapal dengan billboard, transit ads, dan media lainnya.
4. Vendor Lokal
Vendor lokal biasanya fokus pada kapal ferry atau pelabuhan tertentu. Meskipun jangkauannya lebih terbatas, biaya yang ditawarkan biasanya lebih terjangkau.
Langkah pertama dalam memasang iklan di kapal adalah menentukan tujuan campaign. Apakah fokusnya untuk meningkatkan awareness, penjualan, atau edukasi produk.
Setelah itu, brand perlu memilih jenis media yang sesuai. Jika ingin exposure besar, maka branding body kapal adalah pilihan terbaik. Namun jika ingin engagement lebih dalam, maka interior branding lebih efektif.
Pemilihan rute kapal juga sangat penting karena menentukan target audience. Misalnya, rute ke Indonesia Timur cocok untuk produk mass market.
Selanjutnya adalah proses produksi materi iklan, yang meliputi desain visual hingga instalasi di kapal. Biasanya proses ini ditangani oleh vendor seperti Transads.
Terakhir, brand perlu melakukan monitoring untuk memastikan campaign berjalan sesuai rencana dan mendapatkan data exposure.
Harga iklan di kapal sangat bervariasi tergantung jenis media, ukuran, dan durasi campaign. Untuk interior branding, harga bisa mulai dari puluhan juta rupiah, sedangkan full body branding kapal bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Faktor lain yang mempengaruhi harga adalah rute kapal, jumlah kapal yang digunakan, serta eksklusivitas placement.
Meskipun terlihat mahal, biaya ini sebenarnya cukup efisien jika dibandingkan dengan reach dan durasi exposure yang didapatkan.
Kapal memiliki audience yang sangat besar dan beragam. Dalam satu tahun, jumlah penumpang bisa mencapai jutaan orang, dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Selain itu, kapal juga melewati banyak pelabuhan sehingga iklan tidak hanya dilihat oleh penumpang, tetapi juga oleh masyarakat di sekitar pelabuhan.
Karakter audience yang captive membuat efektivitas iklan menjadi lebih tinggi dibanding media lain.
Salah satu alasan utama adalah durasi exposure yang sangat panjang. Penumpang tidak hanya melihat iklan di kapal sekali, tetapi berkali-kali selama perjalanan.
Selain itu, minimnya distraksi membuat pesan brand lebih mudah diterima. Berbeda dengan media digital yang penuh kompetisi, di kapal brand bisa lebih dominan.
Kapal juga memberikan jangkauan nasional karena menghubungkan berbagai kota di Indonesia.
Produk perawatan tubuh seperti sabun, shampoo, dan skincare sangat cocok menggunakan media kapal karena relevan dengan kebutuhan penumpang selama perjalanan.
Strategi yang bisa digunakan antara lain:
Dengan kombinasi ini, brand tidak hanya meningkatkan awareness tetapi juga mendorong penggunaan langsung.
Sebagai contoh, brand sabun bisa melakukan campaign dengan menggabungkan beberapa media sekaligus. Branding di body kapal digunakan untuk awareness, sementara interior digunakan untuk edukasi.
Ditambah dengan sampling produk, brand bisa menciptakan pengalaman langsung yang meningkatkan peluang pembelian setelah perjalanan.
Jika dibandingkan dengan digital ads, iklan di kapal memiliki keunggulan dalam hal engagement karena tidak bisa dihindari. Sementara dibandingkan billboard, kapal memiliki mobilitas yang lebih tinggi.
Hal ini membuat kapal menjadi media yang unik dan efektif untuk campaign tertentu.
Ke depan, iklan di kapal akan semakin berkembang dengan adanya digitalisasi. Penggunaan layar digital dan integrasi dengan teknologi data akan membuat campaign lebih terukur.
Selain itu, kombinasi dengan media digital akan menciptakan strategi omnichannel yang lebih kuat.
Pasang iklan di kapal merupakan strategi branding yang sangat potensial di Indonesia. Dengan audience besar, durasi exposure panjang, dan jangkauan nasional, media ini sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness.
Didukung oleh provider seperti Transads, brand dapat menjalankan campaign secara profesional dan maksimal.
Saat ini belum ada komentar